Sepatu-sepatu Lokal Yang Keren dan Tidak Kalah Saing Dengan Luar

Siapa sangka sepatu-sepatu di bawah ini adalah merek lokal yang keren dan tidak kalah saing dengan produk luar. Hampir tiap pembelinya mengira bahwa produk lokal ini berasal dari luar yang memberikan kesan keren.

Berikut merek-merek sepatu lokal yang tidak kalah saing dengan luar yang memberikan rasa bangga:

Tomkins

Namanya memang terdengar produk luar, tapi produk ini diproduksi oleh PT Primarindo Asia Infrastructure Tbk di Bandung, Jawa Barat. Produk ini diawali dengan produksi sepatu ekspor (1996) baru kemudian menyasar pasar lokal (2000). Tomkins adalah merek produk yang digunakan untuk pasar lokal.

Wakai

Sepertinya namanya, banyak yang menyangka sepatu Wakai ini buatan Jepang. Padahal, produk ini asli dari Indonesia. Jepang hanya berkontribusi dalam bagian desain. Makanya, yang tertulis adalah Made of Japan dan bukan Made in Japan. Sepatu berbahan kain ini diproduksi oleh PT Metroxx Global, yang merupakan pemegang lisensi produk fashion mancanagara, termasuk Crocs dan Superdry.

Brodo

Sepatu Brodo ini memiliki kekhasan untuk para kaum Adam. Sepatu Brodo adalah kreasi perusahaan fashion pria berbasis retail dan e-commerce yang berpusat di Bandung, Jawa Barat. Penciptanya adalah dua mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), Yukka Harlanda dan Putera Dwi Karunia, dengan nama Brodo Footwear.

Hingga 2017, Brodo Indonesia menawarkan beberapa produk mulai dari sepatu, dompet, kaos, tas, dan berbagai aksesoris pria lainnya dengan sepatu kulit sebagai produk andalannya.

League

Sepatu League adalah merek lokal yang diproduksi di Kota Tangerang di bawah naungan PT Berca Retail Group, perusahaan sepatu dan pakaian olehraga merek League.

Meski lokal, namun standar bahan yang dipakai sesuai dengan standar internasional, ramah lingkungan, dan setara dengan merek Nike dan Adidas.

Selain itu, ada pula beberapa merek lokal lain yang patut diapresiasi, yaitu Ekuator, Fortuna Shoes, Eagle, Bagteria, Kasogi, Yongki Komaladi, Sagara, Zevin, BnV, Ardiles dan 910.

Jadi, cintailah produk-produk dalam negeri dan bangga menggunakannya.

(69)

Komentar

komentar

Leave A Comment